Lembaga Kajian Strategi Kenegaraan, Filsafat Praktis, dan Etika Politik

Labor Optimos Citat – Per Alta Virtus It
(Kerja keras [negarawan] hanya memanggil orang-orang terbaik – Keutamaan muncul dari kerja keras [negarawan] terbaik)

— Seneca, De Providentia (IV.4; V.1) —

Jurnal




Jurnal Lainnya

Lihat Semua Jurnal

Buku

Buku Lainnya

Lihat Semua Buku

ναφαίρετον κτῆμ’ ἐστὶ παιδεία βροτοῖς – Λιμὴν πέφυκε πᾶσι παιδεία βροτοῖς
(Milik yang tidak dapat musnah dari seseorang adalah pembudayaan – Pembudayaan adalah tempat berlindung bagi seluruh umat manusia)

— Menandros, Monostikhoi (2 dan 312) —

VISI

Indonesia adalah Negara Kesatuan berbentuk Republik sesuai dengan amanat Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Dasar 1945. Sebagai Republik, sistem ketatanegaraan Indonesia didasarkan pada sistem hukum (Rechtstaat), dan sebagai konsekuensinya niscaya mempraktikkan tatanan publik yang bersifat demokratis. Sebagai suatu tatanan politik, bentuk Negara Republik berdiri di atas dasar legitimasi pengandaian-pengandaian filosofis republikan dan demokratis. Pengandaian-pengandaian dasar ini sendiri sering luput terlupakan dalam hiruk-pikuk praktik keseharian hidup berbangsa dan bernegara.

Lingkar Studi Terapan Filsafat merupakan lembaga kajian strategi kenegaraan, filsafat praktis, dan etika politik yang didirikan oleh para intelektual muda dari kalangan akademik dengan latar belakang disiplin ilmu filsafat. Lembaga ini berdiri sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi warga Negara dalam ikut serta menyumbangkan diri menghadapi serta mengatasi berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan. Sebagai lembaga penelitian, Lingkar Studi Terapan Filsafat memfokuskan diri pada penelitian dan pengembangan dasar-dasar teoretis-filosofis, praktis, dan strategis dari praktik kenegaraan republik demokratis. Kami hadir untuk menjaga terang nyala obor gagasan-gagasan kenegaraan demokratis (1), memajukan cita-cita ideal politik publik yang kukuh dan kuat (2), menyumbangkan keahlian kami bagi masyarakat dalam ikut serta mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkeTuhanan, berperikemanusiaan, bersatu, merakyat, dan berkeadilan sosial (3).

MISI KAMI

1
Mengadakan penelitian dan pengembangan dalam bidang filsafat praktis khususnya terkait dengan kajian strategi kenegaraan, dasar-dasar kepemimpinan publik, dan etika politik.
2
Menyumbangkan gagasan-gagasan filsafat praktis yang terkait dengan praktik penyelenggaraan Negara, termasuk memberikan terang falsafi yang dapat bermanfaat langsung untuk kepentingan pengambilan kebijakan publik.
3
Menjadi wadah pertemuan multi-kepentingan (Yunani: Khôra) yang mampu membatasi dan/atau me-mediasi secara jernih diskursus seputar ruang-lingkup kepentingan publik (1), privat (2), dan Negara (3).
4
Menjadi media interseksi lintas-agama, lintas-akademik, lintas-kebudayaan, lintas-zaman, dan lintas-bahasa yang mengedepankan solusi terhadap masalah-masalah kebangsaan, baik yang bersifat makro ataupun mikro.
5
Menjadi wadah tempat berkumpul, berdiskusi, berdebat, dan berkarya bagi mereka siapa saja yang peduli akan gagasan-gagasan pemikiran filsafat yang berdampak langsung ataupun tidak langsung bagi sehatnya hidup politik berbangsa dan bernegara.

Lingkup Kerja

Sebagai lembaga kajian strategi kenegaraan, filsafat praktis, dan etika politik, Lingkar Studi Terapan Filsafat memfokuskan diri pada agenda kerja sebagai berikut:

1) Memberikan masukan-masukan strategis mengenai hal ihwal kenegaraan, etika politik, pendidikan kader kepemimpinan, dan kemasyarakatan.

2) Mengadakan pelatihan, seminar, dan/atau kuliah intensif terbatas mengenai tema-tema filsafat pilihan sebagaimana dibutuhkan.

3) Membantu mitra-mitra terkait dalam menjalankan pendidikan kader dan pembudayaan masyarakat melalui perluasan, pendalaman, serta penajaman cara berpikir menurut disiplin ilmu filsafat.

4) Secara aktif melakukan penelitian dan publikasi mengenai berbagai tema filsafat yang relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat luas.

Wadyabala LSTF


 

Ito Prajna Nugroho

 ito-prajna-nugroho-profile-lingkar-studi-terapan-filsafatPeneliti Tetap

Peneliti bidang Filsafat Terapan, Filsafat Kepemimpinan, Teori Konflik dan Fenomenologi Politik.


Biografi Singkat

Ito Prajna-Nugroho terlahir di Jakarta 33 tahun lampau pada 10 November. Ia menghabiskan masa kecilnya di Kota Garnisun, Magelang, dan kemudian kembali ke Ibu Kota mengenyam studi tingkat menengah dan atas di Kolese Kanisius, Menteng Raya, Jakarta. Selepas Sekolah Menengah Atas, Ito Prajna memilih menekuni studi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (STF Driyarkara), dan membatalkan studi manajemen serta international studies di beberapa kampus ternama yang telah menerimanya.

Ito Prajna-Nugroho mengkhususkan studi filsafatnya di bidang kajian logika, epistemologi, dan filsafat kontinental, khususnya pemikiran Edmund Husserl sang pendiri aliran fenomenologi. Ia menyelesaikan studi tingkat sarjana dengan menulis skripsi mengenai Logika dalam Fenomenologi Husserl (STF Driyarkara, 2009). Selepas Sarjana ia segera melanjutkan studi lanjut tingkat Master di almamaternya dan menyelesaikan tesis magister filsafatnya dengan tesis Subjek dan Intersubjektivitas dalam Fenomenologi Husserl (STF Driyarkara, 2016).

Studi tingkat Master diselesaikan oleh Ito Prajna dengan meraih IPK (GPA) 3.96. Di masa studinya, Ito Prajna tetap aktif mengajar di beberapa tempat, serta aktif bergiat dalam beberapa organisasi kebudayaan dan politik nasional. Penglibatan-diri ini menghasilkan dua (2) buah buku pertamanya, yaitu: Fenomenologi Politik: Membongkar Politik Menyelami Manusia (Purworejo: Sanggar Pembasisan Pancasila, 2013), dan Satunya Kata dan Tindakan: Kepemimpinan dan Kita (Purworejo: Sanggar Pembasisan Pancasila, 2013). Di masa studi ini, ia juga pernah aktif berperan sebagai konsultan untuk beberapa Kementerian Negara seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Pertahanan.

Saat ini Ito Prajna-Nugroho aktif menulis di beberapa media nasional seperti Majalah Kebudayaan BASIS, KOMPAS, TEMPO, dan Satuharapan News. Ia juga aktif bergiat sebagai pengajar filsafat di beberapa tempat seperti di Fakultas Strategi Pertahanan bidang Resolusi Konflik, Universitas Pertahanan Indonesia, dan Kelas Filsafat Teater Utan Kayu, Komunitas Utan Kayu (KUK). Ito Prajna-Nugroho dapat dihubungi di lstfitoprajnanugroho@gmail.com .

Augustinus Setyo Wibowo

ito_200

Dewan Pengarah

Dewan Pengarah (Independen) Tim Penelitian dan Pengembangan Filsafat Praktis Kenegaraan (1); Peneliti bidang Filsafat Praktis, Filsafat Klasik, Teori Konflik dan Filsafat Kenegaraan (2).


Biografi Singkat

A Setyo Wibowo lahir di Ambarawa, Jawa Tengah. Imam dari Ordo Serikat Yesus, yang ditugaskan menjadi Kepala Program Studi Filsafat S1 dan dosen di STF Driyarkara, Jakarta, sehari-hari mengampu mata kuliah Sejarah Filsafat Yunani dan Metafisika. Rekam jejaknya dalam studi filsafat: S1 (di STF Driyarkara, lulus 1994), S2 (Université Paris-1, Panthéon-Sorbonne, 2000), studi tingkat doktoral DEA dan S3 dirampungkan di tempat yang sama (Université Paris-1, Panthéon-Sorbonne) tahun 2007. Untuk tesis master ia menulis tentang Platon, sedangkan dissertasi doktoralnya menggarap pemikiran Plotinos di bawah bimbingan Luc Brisson. Selain berkonsentrasi meneliti pemikiran Yunani Klasik (Platon, Stoikisme, Neoplatonisme), ia juga senang membaca pemikir kontroversial bernama Friedrich Nietzsche.

Selain aktif menjadi pemimpin redaksi Majalah Basis dan Jurnal Filsafat-Teologi Diskurus, ia juga beberapa kali diundang ceramah di Salihara (Jakarta) dan Masjid Salman (Bandung). Ia juga pernah diundang memberi kuliah pengantar Filsafat Yunani UIN Sunan Gunung Jati (Bandung). Sejak 2013 menjadi dosen tamu di Pascasarjana Universitas Pertahanan (Sentul). Dan sejak 2014 menjadi dosen tamu untuk Metafisika di Fakultas Teologi Wreda Bhakti – Sanata Dharma, Yogyakarta. Sejak 2015 diminta membantu mengisi Filsafat Ilmu di program doktoral PTIK-STIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian – Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian).

 

Haryanto Cahyadi

ito_200

Peneliti Tetap

Peneliti bidang Filsafat Pendidikan Klasik dan Politik Kepemimpinan.


Biografi Singkat

Haryanto Cahyadi, lahir di kota Magelang, Jawa Tengah, belajar filsafat di STF Driyarkara Jakarta, dengan menggarap tugas akhir tentang pemikiran Hegel dan pemikiran Platon. Kini ia mengerjakan peneliti pada bidang sastra dan filsafat Helenis klasik dengan minat utama pada gagasan humaniora antik dalam pendidikan dan politik kepemimpinan. Sejak tahun 2002, rutin menyumbangkan artikel filsafat di beberapa jurnal akademis, buku, dan menerjemahkan buku seputar sastra dan filsafat Helenis klasik.

 

Fitzerald Kennedy Sitorus

ito_200

Peneliti Tetap

Peneliti bidang Filsafat Politik dan Kenegaraan Modern.


Biografi Singkat

Fitzerald Kennedy Sitorus menempuh pendidikan filsafat di STF Driyarkara Jakarta dan menulis skripsi mengenai Logika Ilmu Logika (Wissenschaft der Logik) Hegel di bawah bimbingan Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno.

Melanjutkan pendidikan pascasarjana ke Johann Wolfgang Goethe-Universität / Frankfurt University dan menulis disertasi di bawah bimbingan Prof. Dr. Dr. Matthias Lutz-Bachmann. Tema disertasinya adalah Kesadaran-Diri Transendental pada Immanuel Kant. Disertasinya mengkritik kritik Mazhab Heidelberg atas filsafat transendental Kant dan, berlandaskan kritik tersebut, kemudian diajukan interpretasi yang lebih meyakinkan dan tepat atas Kesadaran-Diri Transendental Kant. Disertasi berjudul Das Selbstbewusstsein als Subjekt im Begriff. Zu Kants Begriff des Selbstbewusstseins im Lichte der Kritik der Heidelberger Schule (Kesadaran-Diri sebagai Subjek dalam Konsep. Tentang Konsep Kesadaran-Diri Kant dalam terang Kritik Mazhab Heidelberg) ini selesai pada Desember 2014 dan memperoleh predikat magna cum laude.

Mempublikasikan sejumlah tulisan dalam jurnal Driyarkara dan menyumbangkan artikel dalam sejumlah buku, antara lain mengenai filsafat politik, filsafat seni, metafisika, filsafat Kant, Hegel, Nietzsche dan Heidegger. Minat utamanya adalah filsafat Kant dan Hegel, idealisme Jerman, problematika kesadaran diri dan filsafat romantik-awal (Reinhold, Hölderlin, Novalis, Schlegel).

Apa Kata Mereka

  • Happiness only real when shared.

    — Christopher McCandless —
  • Earth provides enough to satisfy every man’s need, but not every man’s greed,

    — Mohandas Gandhi —
  • Jangan mengambil apapun selain gambar, jangan meninggalkan apapun selain jejak, jangan membunuh apapun selain waktu,

    — Anonymous —
  • Now I see the secret of making the best person, it is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth,

    — Walt Whitman —
  • Take nothing but memories, leave nothing but footprints.

    — Chief Si'ahl —

 

Artikel

Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel

Liputan

Artikel Lainnya

Lihat Semua Liputan

Video

Video Lainnya

Lihat Semua Video

Mitra

Contact

We'd really love to hear from you so why not drop us an email and we'll get back to you as soon as we can.

Comments or questions are welcome.

* indicates required field
Back to Top