Category Archive for: Etika Politik

news_52566_1453006652

Post-Terror Attack in Jakarta: Should the Terrorism Law be Revised??

After Sarinah Terror Attack, should the Anti-Terror Law be Revised? Author: Martahan Lumban Gaol 11:53 pm | Sunday, January 17, 2016 The evacuation process in Jalan Thamrin, Central Jakarta, Thursday (14/1), after the bombing and gunfire. (Photo: Doc satuharapan.com/Dedy Istanto) JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Shortly after terror attack in the area of Sarinah, Central Jakarta, Thursday…

Read More →

Penegaraan Pancasila Pasca-1965

Penegaraan Pancasila Pasca-1965   Ito Prajna-Nugroho Peneliti di Lembaga Studi Terapan Filsafat dan alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara   “Tidak ada negara di luar penegaraan. Adanya negara ialah karena dan selama manusia menegara. Menegara berarti bercakap-cakap. Percakapan itu mempersatukan. Andaikata menegara berhenti, maka lenyap juga negara. Karena menegara itu perbuatan manusia, jadi sebagai realisasi juga…

Read More →

Ilustrasi Jurnal Lembaga Studi Terapan Filsafat - Tertib Lalu Lintas - Oleh Margiott

Menelisik Hasrat Bersama Thomas Hobbes

Seorang filsuf politik dari abad ke-17, Thomas Hobbes (1588-1679), mengajukan sebuah rumusan menarik tentang sifat dasar kekuasaan: “Pertama-tama, saya tetapkan sebagai dorongan paling dasar semua manusia, yaitu hasrat terus-menerus (perpetual) dan tak kenal lelah (restless) untuk mengejar kekuasaan demi kekuasaan. Hasrat ini hanya akan berhenti dalam kematian.”[i] Beberapa baris kemudian Hobbes melanjutkan: “Sebab dari hasrat…

Read More →

Back to Top