Category Archive for: Fenomenologi

news_52566_1453006652

Post-Terror Attack in Jakarta: Should the Terrorism Law be Revised??

After Sarinah Terror Attack, should the Anti-Terror Law be Revised? Author: Martahan Lumban Gaol 11:53 pm | Sunday, January 17, 2016 The evacuation process in Jalan Thamrin, Central Jakarta, Thursday (14/1), after the bombing and gunfire. (Photo: Doc satuharapan.com/Dedy Istanto) JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Shortly after terror attack in the area of Sarinah, Central Jakarta, Thursday…

Read More →

Ilustrasi Jurnal Lembaga Studi Terapan Filsafat - Tertib Lalu Lintas - Oleh Margiott

Menelisik Hasrat Bersama Thomas Hobbes

Seorang filsuf politik dari abad ke-17, Thomas Hobbes (1588-1679), mengajukan sebuah rumusan menarik tentang sifat dasar kekuasaan: “Pertama-tama, saya tetapkan sebagai dorongan paling dasar semua manusia, yaitu hasrat terus-menerus (perpetual) dan tak kenal lelah (restless) untuk mengejar kekuasaan demi kekuasaan. Hasrat ini hanya akan berhenti dalam kematian.”[i] Beberapa baris kemudian Hobbes melanjutkan: “Sebab dari hasrat…

Read More →

BUTIR BUTIR FILSAFAT KEINDONESIAAN

Butir-butir Filsafat Keindonesiaan

Mengundang Anda pada acara diskusi dalam rangka HUT RI ke 70: Bedah Buku “Kearifan Lokal – Pancasila. Butir-butir Filsafat Keindonesiaan”: Senin 24 Agustus 2015, pk. 13.00-15.00 di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jl. Cempaka Putih Indah 100A, Rawasari, Jembatan Serong, Jkt Pusat. Pembicara: Yudi Latief, J. Kristiadi dan Franz Magnis-Suseno. Moderator: A. Setyo Wibowo

A epoche

Puisi Kebangsaan

Kemerdekaan, bernilai lebih dari kebebasan. Kemerdekaan seringkali harus dicapai dengan secara sadar mengorbankan kebebasan yang begitu besar. Orang yang merdeka adalah orang yang tahu batas, bukan orang yang bablas. Bangsa yang merdeka adalah juga bangsa yang tahu batas, tahu diri, dalam arti mampu melihat ke dalam dirinya sendiri dan bercermin atas apa yang telah, sedang,…

Read More →

Muspas 1

Dari Papua – Indonesia: Filsafat Fenomenologi, Politik, dan Hakikat Kepemimpinan

Perkenalan saya dengan fenomenologi adalah ketika menempuh studi di Universitas Pertahanan Indonesia. Dalam satu program studi yang jarang diberikan tapi mendasar saya mendapatkan mata kuliah Philosophy of Peace and Conflict Resolution (PCR UNHAN). Tajam dan jernihnya kuliah-kuliah yang diberikan oleh Prof. Franz Magnis-Suseno, Romo Setyo Wibowo, dan abang Ito Prajna-Nugroho, semuanya sangat menggugah saya untuk…

Read More →

Back to Top