Posts Tagged:Filsafat Kenegaraan

Vulcan the Roman God of Fire and Blacksmith - Hephaestus Statue

ASKESIS: Memutus Siklus Konflik dan Kekerasan

Jalan ASKESIS: Memutus Siklus Konflik dan Kekerasan  Oleh: Ito Prajna-Nugroho SATUHARAPAN.COM – Hephaestus, dewa logam dalam mitologi Yunani yang di kultur Romawi Kekristenan dikenal sebagai Vulcan, dikisahkan bertanya kepada pasangan kekasih yang sedang asyik kasmaran: “Anak manusia, apakah yang sesungguhnya sedang kalian cari dengan bermesraan? Jika memang kesatuan sejati yang kalian inginkan dalam percintaan, mari…

Read More →

Tita Rubi - Senyap - The Hollow Face of Power

Nasib PANCASILA Kini

Penulis: Martahan Lumban Gaol 18:41 WIB | Kamis, 03 Desember 2015 Mengapa Tak Ada Calon Kepala Daerah Bicara Pancasila? Pemikir Muda Lingkar Studi Terapan Filsafat, Ito Prajna-Nugroho, saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema ‘Kepemimpinan Tanpa Wajah dalam Pilkada’ yang digelar Forum Semar di Djati Food Festival, Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, hari…

Read More →

Penegaraan Pancasila Pasca-1965

Penegaraan Pancasila Pasca-1965   Ito Prajna-Nugroho Peneliti di Lembaga Studi Terapan Filsafat dan alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara   “Tidak ada negara di luar penegaraan. Adanya negara ialah karena dan selama manusia menegara. Menegara berarti bercakap-cakap. Percakapan itu mempersatukan. Andaikata menegara berhenti, maka lenyap juga negara. Karena menegara itu perbuatan manusia, jadi sebagai realisasi juga…

Read More →

BUTIR BUTIR FILSAFAT KEINDONESIAAN

Butir-butir Filsafat Keindonesiaan

Mengundang Anda pada acara diskusi dalam rangka HUT RI ke 70: Bedah Buku “Kearifan Lokal – Pancasila. Butir-butir Filsafat Keindonesiaan”: Senin 24 Agustus 2015, pk. 13.00-15.00 di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jl. Cempaka Putih Indah 100A, Rawasari, Jembatan Serong, Jkt Pusat. Pembicara: Yudi Latief, J. Kristiadi dan Franz Magnis-Suseno. Moderator: A. Setyo Wibowo

Back to Top